![]() |
| Poto : Sekretariat Presiden |
Headline NTB (Lombok Barat) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat meresmikan Bendungan Meninting, Jumat (10/7/2026).
Menurut Presiden, pembangunan bendungan tidak hanya menghadirkan infrastruktur sumber daya air, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk mendukung sektor pertanian, menjamin ketersediaan air irigasi, serta meningkatkan produksi pangan nasional.
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan dirinya tidak ingin masih ada rakyat Indonesia yang hidup dalam kemiskinan maupun anak-anak yang mengalami kelaparan.
"Saya tidak rela rakyat Indonesia miskin. Saya tidak rela. Saya tidak rela ada anak-anak Indonesia yang lapar. Saya tidak rela segelintir elite di Jakarta berpendapat bahwa perut lapar itu tidak penting. Saya berbeda. Ada rakyat Indonesia yang lapar, itu penting bagi saya," tegas Presiden.
Prabowo menilai, sebuah negara tidak akan mampu menjadi bangsa yang maju apabila belum dapat memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya sendiri. Karena itu, pemerintah terus membangun infrastruktur pendukung pertanian, salah satunya melalui pembangunan bendungan.
"Tidak ada negara yang berhasil kalau tidak bisa menghasilkan pangan bagi rakyatnya sendiri. Alhamdulillah, Indonesia sekarang mampu memberi pangan untuk rakyatnya sendiri," ujarnya.
Keberadaan Bendungan Meninting diharapkan mampu meningkatkan layanan irigasi bagi ribuan hektare lahan pertanian di Pulau Lombok, menyediakan air baku bagi masyarakat, mengurangi risiko banjir, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Nusa Tenggara Barat.
Dalam kunjungan kerjanya ke NTB, Presiden Prabowo juga meresmikan empat bendungan strategis lainnya secara serentak, yakni Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali. Peresmian lima bendungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air guna mendukung swasembada pangan dan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.
