Iklan

Friday, July 10, 2026, July 10, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-10T09:00:29Z
Berita UtamaLombok Barat

Presiden Prabowo Kunjungi NTB, Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat

 

Poto. Setkab RI/Bandahara ZAM Lombok


Headline NTB (Lombok Barat) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari pengoperasian lima bendungan strategis secara serentak yang dipusatkan di Bendungan Meninting.


Selain Bendungan Meninting, Presiden juga meresmikan Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Provinsi Aceh, Bendungan Jlantah di Provinsi Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Provinsi Bali. Kelima bendungan tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun pemerintah untuk memperkuat pengelolaan sumber daya air, mendukung ketahanan pangan, serta meningkatkan pelayanan air bagi masyarakat. Total investasi pembangunan lima bendungan tersebut mencapai sekitar Rp9,79 triliun.


Bendungan Meninting menjadi salah satu infrastruktur sumber daya air terbesar yang dibangun di Pulau Lombok. Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp1,473 triliun itu dikerjakan pada periode 2018 hingga 2025. Bendungan setinggi 74 meter tersebut memiliki kapasitas tampung mencapai 9,91 juta meter kubik air.



Keberadaan bendungan ini diproyeksikan mampu mengairi lahan pertanian seluas 1.559 hektare sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Lombok Barat dan sekitarnya. Selain itu, Bendungan Meninting juga berfungsi mereduksi potensi banjir pada kawasan seluas 59 hektare, menyediakan air baku sebesar 0,15 meter kubik per detik, serta mendukung pembangkitan energi melalui Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas 10,03 megawatt.


Sebelum menuju lokasi peresmian, Presiden Prabowo tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Lombok Tengah. Dari bandara, Presiden melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter menuju Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat.


Kedatangan Presiden disambut Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta masyarakat yang memadati kawasan bendungan untuk menyaksikan peresmian.


Beroperasinya lima bendungan secara bersamaan menandai bertambahnya infrastruktur strategis nasional yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan air, mendukung produktivitas pertanian, mengurangi risiko banjir, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah, termasuk Nusa Tenggara Barat.