![]() |
| Poto : File |
Dikutip dari Kompas.com, Selasa (3/11/2026), penetapan tersangka tersebut diumumkan oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta.
Selain Listyo Sigit, dua perwira tinggi Polri lainnya yang turut ditetapkan sebagai tersangka yakni Irjen Pol. Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Pol. Eko Hadi Santoso. Sementara itu, satu orang lainnya masih diperiksa sebagai saksi.
Dalam keterangannya, Asep Safrudin menjelaskan bahwa dugaan penyadapan tanpa prosedur tersebut menyasar sejumlah nomor telepon, mulai dari milik Presiden Prabowo Subianto, pejabat negara, tokoh politik, media, tokoh organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga kalangan pengusaha.
Peristiwa tersebut diduga berlangsung pada periode 2025 hingga Oktober 2026. Penyidik juga mendalami dugaan penghapusan data elektronik dan akses ilegal terhadap sistem elektronik.
Listyo Sigit sendiri saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolri.
Sebelum menjadi sorotan dalam kasus tersebut, Listyo Sigit pernah berkunjung ke Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, pada Rabu (19/8/2026), saat masih menjabat sebagai Kapolri.
Kedatangannya bersama rombongan menggunakan empat helikopter Polri yang mendarat di Lapangan Sembalun Bumbung.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penanaman bawang putih secara serentak di 17 provinsi, panen raya bawang putih, serta peletakan batu pertama (groundbreaking) Gudang Ketahanan Pangan Polri untuk mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional.
Sebelum menuju lokasi utama kegiatan, rombongan terlebih dahulu mengunjungi tempat penjemuran dan gudang dormasi bawang putih milik Kelompok Tani Pusuk Pujata di Sembalun.
Dalam sambutannya saat itu, Listyo Sigit menyampaikan bahwa penguatan ketahanan pangan menjadi perhatian penting pemerintah di tengah situasi global yang tidak menentu.
Kunjungan tersebut menjadi salah satu rangkaian agenda Listyo Sigit di Lombok Timur dalam kegiatan yang berkaitan dengan penguatan ketahanan pangan, khususnya komoditas bawang putih.
