Iklan

Friday, September 18, 2026, September 18, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-18T12:05:27Z
JakartaPemerintahanPendidikan

Mendagri Jelaskan Skema PPPK Guru Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Lewat Tes, Tak Lulus Tak Dirumahkan

Poto : detik.com/ File Headline NTB Media

Headline NTB (Jakarta) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan skema perubahan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru paruh waktu menjadi penuh waktu melalui tes. Dikutip dari detik.com, Kamis (17/9/2026), PPPK guru yang tidak lulus tes tetap dipertahankan statusnya dan tidak akan dipecat atau dirumahkan.


Hal tersebut disampaikan Tito usai rapat bersama pimpinan DPR dan pemerintah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Tito mengatakan pemerintah ingin memberikan kepastian bagi PPPK, khususnya guru.


“Jadi ada keinginan mereka supaya yang paruh waktu bisa menjadi penuh waktu, yang penuh waktu bisa menjadi PNS. Nah, itu ada 100, yang guru itu ada lebih kurang ada 172.000 lebih kalau nggak salah,” kata Tito kepada detik.com.


Dalam skema tersebut, PPPK guru paruh waktu akan diupayakan mengikuti semacam tes. Mereka yang lulus nantinya akan dijadikan pegawai Kemendikdasmen.


“Tadi kesimpulannya akan diupayakan mereka untuk ikut semacam ada tes, ya dan kemudian nanti dijadikan pegawainya Kemendikdasmen kalau lulus,” ujarnya.


Sementara itu, bagi PPPK guru yang tidak lulus tes, status mereka tetap dipertahankan. Tito menegaskan mereka tidak akan dipecat maupun dirumahkan.


“Kalau nggak lulus, ya, tetap mereka statusnya dipertahankan. Nggak dipecat atau dirumahkan, tidak ya. Tapi tetap dibiayai oleh Kemendikdasmen dari dana BOS sekolah, yang langsung dari Kemendikdasmen kepada sekolah itu,” jelasnya.


PPPK guru yang tidak lulus tes juga masih memiliki kesempatan untuk mengikuti tes kembali pada tahun berikutnya.


“Kemudian kalau yang lulus dari paruh waktu menjadi penuh waktu, ya syukur ya. Yang penuh waktu menjadi ASN PNS, ya syukur juga. Bagus. Kemudian, kalau misalnya nggak lulus tahun ini, ya boleh ikut lagi tahun berikutnya,” sambungnya.