Iklan

Friday, August 21, 2026, August 21, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-21T10:10:59Z
Mataram

Unram Kirim Relawan untuk Bantu NTT

 

Poto Prof. Sukardi Salim


Headline NTB, Mataram — Universitas Mataram (Unram) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memberangkatkan tim relawan untuk membantu warga yang terdampak bencana Gempa


Langkah kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari komitmen Unram untuk hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebelumnya, sekitar 15 orang tim medis dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) serta Rumah Sakit Pendidikan Unram telah lebih dahulu bergerak ke NTT untuk memberikan bantuan.


Tidak hanya mengirimkan tim relawan, Unram juga memberikan dukungan kepada mahasiswa asal NTT yang terdampak. Sebanyak 138 mahasiswa mendapatkan pembebasan sementara Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebagai bentuk kepedulian kampus terhadap kondisi yang mereka hadapi.


Rektor Unram, Prof. Sukardi, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari semangat Unram Berdampak, yakni menjadikan perguruan tinggi sebagai bagian dari masyarakat dan hadir ketika dibutuhkan.


“Bagi kami, inilah makna Unram Berdampak, menjadi mata dan telinga di tengah masyarakat, bergerak bersama, dan hadir ketika dibutuhkan,” ujar Prof. Sukardi dalam unggahan di media sosial pribadinya, 20 Agustus 2026.


Ia berharap seluruh relawan dapat menjalankan tugas dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat NTT.


“Selamat bertugas. Semoga setiap langkah yang dilakukan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” ungkapnya.


Selain tim relawan yang telah diberangkatkan, tim DPM Unram juga tengah dipersiapkan untuk turut membantu. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian Unram terhadap masyarakat NTT dilakukan melalui berbagai bentuk dukungan, baik tenaga medis, relawan, maupun bantuan bagi mahasiswa terdampak.


Bagi Unram, kehadiran di tengah masyarakat bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata untuk membantu mereka yang sedang menghadapi kesulitan.