Iklan

Thursday, July 16, 2026, July 16, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-16T11:20:03Z
MataramOlahragaPemerintahan

Porprov NTB 2026 dibuka, okupansi 4.200 kamar hotel dan ekonomi diproyeksikan tembus Rp100 miliar

Poto : Pemprov NTB

Headline NTB  (Mataram) – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 resmi dibuka pada Kamis (16/7/2026). Ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi ini tidak hanya menjadi arena persaingan atlet, tetapi juga menjadi simulasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di NTB.


Ketua KONI NTB, H. Mori Hanafi, menegaskan bahwa seluruh rangkaian penyelenggaraan Porprov kali ini dirancang semirip mungkin dengan standar pelaksanaan PON. Salah satu langkah yang diterapkan adalah digitalisasi sistem pendaftaran atlet untuk mendukung transparansi, akurasi data, dan efisiensi penyelenggaraan.


Porprov NTB 2026 mempertandingkan 51 cabang olahraga yang diikuti 4.860 atlet, didampingi 1.088 official, serta melibatkan 519 wasit, hakim, dan juri. Pertandingan berlangsung hingga 26 Juli 2026 dan tersebar di enam daerah, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Kabupaten Sumbawa Barat.



Selain menjadi ajang pembinaan dan pencarian atlet berprestasi, Porprov NTB 2026 juga diproyeksikan memberikan dampak besar terhadap perekonomian daerah. Perputaran ekonomi selama pelaksanaan diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 miliar, didorong oleh meningkatnya aktivitas sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro dan perdagangan.


Penyelenggaraan Porprov diperkirakan mampu mengokupansi lebih dari 4.200 kamar hotel di berbagai daerah penyelenggara. Sementara itu, jumlah penonton yang hadir di berbagai venue pertandingan diproyeksikan mencapai sekitar 150 ribu orang, sehingga diharapkan turut memberikan efek berganda bagi pelaku usaha lokal.


Porprov NTB 2026 juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet menuju PON 2028. Atlet-atlet terbaik yang lahir dari ajang ini akan dipersiapkan melalui program pemusatan latihan jangka panjang selama dua tahun untuk memperkuat kontingen NTB.


Melalui penyelenggaraan Porprov yang mengacu pada standar nasional, NTB tidak hanya ingin mencetak atlet berprestasi, tetapi juga memastikan kesiapan daerah sebagai tuan rumah PON 2028, dengan target mampu menembus lima besar dalam klasemen perolehan medali nasional.