![]() |
| Poto : File Headline NTB Media |
Bukit Nanggi berada di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Bukit ini termasuk dalam kawasan Geopark Nasional Gunung Rinjani dan memiliki ketinggian sekitar 2.300 meter di atas permukaan laut (mdpl). Berkat keindahan alam yang ditawarkan, Bukit Nanggi kini menjadi salah satu tujuan favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pegunungan tanpa harus mendaki Gunung Rinjani.
Trek pendakian Bukit Nanggi dikenal cukup menantang, namun justru menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta alam. Jalurnya didominasi padang rumput atau savana yang luas dengan beberapa tanjakan berkemiringan cukup tajam. Panjang lintasan pendakian berkisar 4 hingga 5 kilometer, dengan waktu tempuh sekitar 3 hingga 4 jam menuju puncak, tergantung kondisi fisik pendaki dan cuaca.
Sepanjang perjalanan, pendaki akan disuguhi udara pegunungan yang sejuk, hamparan savana yang membentang luas, serta pemandangan perbukitan khas Sembalun yang memanjakan mata. Pada musim hujan, kawasan ini tampak hijau dan asri, sementara pada musim kemarau savana berubah menjadi hamparan berwarna keemasan yang tetap menghadirkan pesona tersendiri.
Sesampainya di puncak, rasa lelah seolah terbayar lunas. Dari atas Bukit Nanggi, pengunjung dapat menikmati panorama megah Gunung Rinjani, hamparan lembah Sembalun, deretan perbukitan hijau, serta bentangan alam yang begitu luas. Pemandangan inilah yang menjadi alasan banyak wisatawan rela mendaki hingga ke puncak.
Bukit Nanggi juga menjadi salah satu lokasi terbaik untuk menikmati matahari terbit dan matahari terbenam. Saat pagi hari, sinar matahari perlahan menyinari perbukitan dan lembah di sekitarnya, menciptakan suasana yang tenang dan menyejukkan. Sementara ketika sore menjelang, langit berubah menjadi jingga keemasan dengan latar Gunung Rinjani yang berdiri megah.
Saat malam tiba, suhu udara di puncak menjadi semakin dingin. Langit yang bersih dari polusi cahaya menghadirkan pemandangan ribuan bintang yang menghiasi angkasa. Suasana yang tenang dengan udara pegunungan yang segar menjadikan Bukit Nanggi sebagai tempat yang tepat untuk melepas penat dari kesibukan sehari-hari.
Selain menjadi tujuan wisata, Bukit Nanggi juga semakin dikenal sebagai lokasi favorit untuk berkemah. Banyak wisatawan memilih menghabiskan satu malam di puncak agar dapat menikmati suasana pegunungan dengan lebih leluasa, mulai dari langit malam yang dipenuhi bintang hingga momen matahari terbit yang perlahan menyinari kawasan Sembalun. Pengalaman bermalam di alam terbuka inilah yang menjadi salah satu daya tarik utama Bukit Nanggi bagi para pencinta alam dan fotografi.
Selain itu, Bukit Nanggi juga kerap dijadikan sebagai lokasi latihan bagi pendaki pemula sebelum mencoba mendaki Gunung Rinjani. Jalur yang relatif lebih singkat membuat bukit ini cocok sebagai tempat membangun pengalaman mendaki sekaligus menikmati suasana alam pegunungan yang masih asri.
Untuk mencapai lokasi pendakian, wisatawan dari Kota Mataram dapat menempuh perjalanan melalui jalur Aikmel menuju Suela, kemudian melanjutkan perjalanan ke Sembalun. Sekitar satu kilometer setelah melewati Pusuk Sembalun, pengunjung akan menemukan loket pembelian tiket yang menjadi titik awal pendakian menuju Bukit Nanggi.
Bagi wisatawan yang datang menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, tidak perlu khawatir karena pengelola telah menyediakan area parkir yang memadai. Di kawasan Sembalun juga tersedia berbagai fasilitas penunjang seperti penginapan, warung makan, kafe, hingga penyewaan perlengkapan berkemah dan pendakian. Dengan demikian, wisatawan tidak perlu membawa seluruh perlengkapan dari daerah asal karena sebagian besar kebutuhan pendakian dapat diperoleh di kawasan Sembalun.
Dengan jalur pendakian yang menantang, panorama Gunung Rinjani yang memukau, hamparan savana yang luas, udara pegunungan yang sejuk, serta pengalaman menikmati matahari terbit, matahari terbenam, hingga langit malam penuh bintang, Bukit Nanggi menjadi salah satu destinasi wisata alam yang layak dikunjungi saat berada di Sembalun. Keindahannya bukan hanya memanjakan mata, tetapi juga menghadirkan pengalaman berpetualang yang akan selalu dikenang oleh setiap pengunjung.
