Iklan

Wednesday, July 8, 2026, July 08, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-08T10:05:17Z
Mataram

Argentina Menang Dramatis atas Mesir, TGB Ajak Publik Menjunjung Fair Play

 

Poto. Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi/Kajian Bulanan TGB Center Mataram. 


Headline NTB (Mataram)– Kemenangan dramatis Timnas Argentina atas Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 tidak hanya menyita perhatian pecinta sepak bola dunia, tetapi juga mengundang respons Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, alumnus Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, yang menyampaikan pesan tentang pentingnya menjunjung tinggi sportivitas.


Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Rabu (8/7/2026), mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat dua periode itu mengajak masyarakat untuk memaknai pertandingan sepak bola tidak semata dari hasil akhir, melainkan dari nilai-nilai sportivitas yang menyertainya.


"Menang atau kalah itu biasa, fair play itulah yang utama," tulis TGB Muhammad Zainul Majdi,  (8/7/2026)



Pesan tersebut disampaikan beberap jam setelah laga dramatis babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dan Mesir. Dalam pertandingan itu, Mesir sempat unggul 2-0 melalui gol Yasser Ibrahim dan Mostafa Zico. Namun, Argentina bangkit pada menit-menit akhir melalui gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernández hingga membalikkan keadaan menjadi 3-2.


Kemenangan tersebut memastikan Argentina melaju ke babak perempat final, sementara langkah Mesir harus terhenti di fase 16 besar.


Sebagai alumnus Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir yang memiliki kedekatan emosional dengan Mesir, TGB tidak menyoroti hasil pertandingan semata. Ia justru menekankan bahwa menang dan kalah merupakan bagian dari kompetisi, sedangkan nilai fair play, saling menghormati, dan menjaga persaudaraan adalah prinsip yang harus tetap dijunjung tinggi.


Pesan TGB tersebut mendapat perhatian warganet dan dinilai relevan dengan semangat olahraga yang menempatkan sportivitas di atas rivalitas, sekaligus menjadi pengingat bahwa pertandingan sepak bola sejatinya menjadi ajang mempererat persaudaraan antarbangsa.