Iklan

Wednesday, June 3, 2026, June 03, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-03T13:19:09Z
Lombok TimurPeristiwa

Kebakaran Savana Propok Berhasil Dipadamkan, TNGR Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Saat Musim Kemarau

Poto : TNGR


Headline NTB – (Lombok Timur) – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) melalui Resor Aikmel berhasil menuntaskan penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan destinasi wisata non pendakian Savana Propok, Resor Aikmel, SPTN Wilayah II Lombok Timur, pada Rabu (3/6/2026).


Penanganan kebakaran melibatkan tim gabungan yang terdiri dari 10 personel TNGR, 9 personel Seksi III Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jabalnusra Mataram, 1 personel Bhabinkamtibmas Desa Bebidas, 1 personel Babinsa Desa Bebidas, serta 21 orang gabungan Masyarakat Peduli Api (MPA), Masyarakat Mitra Polhut (MMP), dan pengelola Savana Propok.


Kepala Resor Aikmel memimpin briefing awal di Pos Pesugulan pada pukul 08.00 WITA untuk memberikan arahan teknis terkait upaya pemadaman dan pengamanan kawasan. Tim kemudian bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan pemadaman, termasuk jet shooter dan gepyok.


Setibanya di lokasi, tim dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama melakukan pengecekan dan pemadaman di area terdampak, sementara kelompok kedua melakukan penjagaan di pintu masuk Savana Propok serta memberikan imbauan kepada pengunjung agar tidak memasuki area kebakaran demi menjaga keselamatan.


Pada pukul 10.15 WITA, tim gabungan tiba di titik kebakaran dan melakukan pemantauan menyeluruh. Hasil pengamatan menunjukkan tidak ditemukan lagi titik panas (hotspot) maupun api aktif. Tim kemudian melaksanakan kegiatan mop up untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.


Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kebakaran dinyatakan padam total pada pukul 12.40 WITA. Luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 98,28 hektare. Vegetasi yang terbakar didominasi hamparan savana dengan karakteristik kebakaran permukaan (surface fire).


Setelah memastikan kondisi aman, seluruh personel kembali ke Pos Registrasi Savana Propok dan melaksanakan briefing evaluasi serta penyusunan laporan di Pos Pesugulan Resor Aikmel.


BTNGR menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya penanganan kebakaran, termasuk personel pemadam, aparat TNI-Polri, masyarakat, serta relawan yang bekerja sama secara cepat dan efektif dalam mengendalikan kebakaran.


Memasuki musim kemarau, BTNGR mengimbau masyarakat, pengunjung, dan pelaku aktivitas di sekitar kawasan hutan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran terbuka, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


Partisipasi aktif seluruh pihak dinilai sangat penting untuk menjaga kelestarian ekosistem Taman Nasional Gunung Rinjani serta mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan dan mengancam keselamatan masyarakat.