![]() |
| Poto. Visual.id |
Dalam keterangannya, Kharis menegaskan bahwa keputusan yang diambil merupakan pilihan pribadi tanpa adanya paksaan maupun campur tangan pihak lain.
“Keputusan yang saya ambil ini murni karena pilihan saya sendiri, tidak ada unsur paksaan atau keterkaitan dengan orang lain,” tulis Kharis seperti kutif Headline NTB Media dari Media sosial milik Lalu Kharis Lazuardi (29/5/2026).
Ia juga menyinggung alasan terkait batalnya ia memperkuat kesebelasan Perslotim yang sebelumnya sempat beredar di tengah publik. Menurutnya, informasi tersebut memang benar, namun belum dapat dijelaskan secara rinci kepada masyarakat.
“Terkait alasan yang sudah beredar itu sebenarnya benar, tapi waktunya belum pasti sehingga dari saya sendiri belum mau untuk memposting atau menyebarkan. Dan ada beberapa alasan yang saya tidak mungkin membeberkannya di media sosial,” lanjutnya.
Dalam pernyataannya, Kharis turut meminta maaf kepada seluruh pihak, khususnya manajemen Perslotim, apabila selama kebersamaannya terdapat kesalahan maupun kekurangan.
“Sekali lagi saya minta maaf dan berterima kasih atas penilaian baik atau buruknya. Sudah risiko saya dan ini menjadi pembelajaran untuk menjadi lebih baik ke depannya,” ungkapnya.
Meski tak lagi bersama tim, Kharis tetap memberikan dukungan penuh kepada Perslotim agar mampu meraih hasil terbaik di ajang nasional.
“Kita sama-sama doakan semoga Perslotim bisa membawa hasil yang terbaik di kancah nasional,” tutupnya.
Keputusan Kharis Lazuardi meninggalkan Perslotim pun mendapat perhatian dari para pendukung dan masyarakat pecinta sepak bola Lombok Timur.
